Cara Mudah Menjadi Kaya

Posted by Wasi Darmolono | Posted in Kisah Hikmah | Posted on 28-06-2016

0

Bayangkanlah, mengutip cerita Permadi Alibasyah, jika tetangga kita mengirim makanan, kemudian kita sambut dengan ekspresi acuh tak acuh, cuek, dan tidak berterima kasih, lalu mengembalikan tempat makanan tersebut tanpa terlebih dahulu dibersihkan. Kira-kira, maukah tetangga itu datang lagi di lain waktu membawa makanan lagi kepada kita? Saya yakin lebih tepat menjawab tidak.

Sebaliknya, bagaimana kira-kira jika kita mengembalikan tempat makanan itu dalam keadaan sudah dibersihkan lalu berkali-kali mengucapkan terimna kasih? Akankah tetangga itu di lain waktu memberi lagi? Jawaban yang paling logis adalah mungkin. Apa lagi bila diimbangi pula dengan perbuatan baik seperti membantu ketika kendaraannya rewel misalnya.

Tetangga kita pulang dari luar negeri kemudian memba-wakan oleh-oleh berupa dasi yang dia beli sengaja untuk kita, kemudian di depan matanya, dasi tersebut kita gunakan untuk membersihkan ingus anak kita. Akankah ketika nanti kembali dari luar negeri lagi membawakan oleh-oleh untuk kita? Sulit rasanya untuk mengatakan mungkin.

Ilustrasi di atas dimaksudkan untuk menggambarkan makna syukur. Di dalam Al Qur’an Allah juga menjanjikan bahwa apabila kita bersyukur atas nikmat yang Dia berikan, niscaya Dia akan menambah nikmat kepada kita, sebaliknya jika kita kufur akan nikmat-Nya maka Allah akan menyiksa kita. Ingat bahwa Allah terlalu agung untuk dibandingkan kemuliaan-Nya dengan kebaikan hamba-Nya. Mana mungkin Dia mengingkari jaji-Nya, apalagi Dia maha kuasa atas segala sesuatu. Allah maha kaya, maha pengasih, dan maha penyayang. Dengan memahami sifat-sifat-Nya, kini kita tahu bagaimana cara mendapat kelimpahan nikmat Allah baik di dunia mau pun di akhirat.

Berarti bisa disimpulkan bahwa orang terkaya di dunia ini bukanlah orang yang berlimpah dengan materi, melainkan adalah orang yang pandai bersyukur. Tanpa rasa bersyukur, betapa pun banyak harta kita akan menjadi tak berati apa-apa. Sebaliknya berapa pun jumlahnya, jika disyukuri, akan menjadi kenikmatan yang tak terbatas nilainya. Maka, janganlah gelisah terhadap apa-apa yang belum kita miliki, tapi gelisahlah terhadap apa-apa yang sudah kita miliki tapi belum kita syukuri. Semoga kita termasuk orang yang pandai bersyukur.

Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. (QS. Ibrahim: 7) (mBah Mann Suryaglobal)

My Principle

Posted by Wasi Darmolono | Posted in Uncategorized | Posted on 26-06-2016

0

It is always a great day everyday !!